AGEN BPNT DAN KARANGTARUNA KECAMATAN WONOSALAM PEDULI KORBAN BANJIR

Gabungan fasilitator Bantua Pangan Non Tunai (BPNT) Kecamatan Wonosalam melakukan kegiatan peduli bencana dengan menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Trimulyo Kecamatan Guntur Kabupaten Demak.

Bantuan diserahkan oleh perwakilan Agen BPNT Kecamatan Wonosalam, TKSK dan Satgas BPNT Desa se Kecamatan Wonosalam kepada Sunoto Sekretaris Desa Trimulyo mewakili para korban yang terdampak banjir di wilayah desanya pada Jumat (17/1/2020).

Muhammad Saepuri, S.Pd, TKSK Kecamatan Wonosalam selaku koordinator kegiatan mengatakan penyerahan sembako ini diharapkan bisa membantu meringankan beban saudara kita yang ada di Desa Trimulyo Kecamatan Guntur kab. Demak.

“Bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud kepedulian kita untuk meringankan beban korban pasca banjir, kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat untuk korban yang ada di Desa Trimulyo Kecamatan Guntur Kabupaten Demak,” ujar Saepuri.

Menurut petugas pendamping TKSK wilayah Kecamatan Wonosalam tersebut, ada 23 agen BPNT yang tersebar di 21 desa se Kecamatan Wonosalam, mereka secara sukarela memberikan sumbangan berupa sembako yang dikoodinir oleh satgas dan para pendamping BPNT wilayah masing masing.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa para agen BPNT bekerjasama dengan Karangtaruna se Kecamatan Wonosalam telah mendirikan Posko peduli bencana yang ditempatkan di Balai Desa Wonosalam.

Pendirian posko tersebut bertujuan untuk membantu memberikan informasi terhadap situasi kebencanaan di wilayah kecamatan wonosalam
Posko peduli bencana akan didirikan sampai dengan akhir Februari 2020, mengingat musim penghujan kali ini curahnya sangat tinggi sedangkan sungai sebagai saluran pembuangan air banyak mengalami pendangkalan maka bencana banjir bisa sewaktu waktu datang tanpa disadari.


Maka Karangtaruna Kecamatan Wonosalam bersama para agen dan satgas BPNT berusaha tanggap bencana dengan mendirikan posko peduli bencana yang dijaga secara piket bergiliran oleh para anggota karangtaruna di wilayah kecamatan wonosalam. (sm)

KUNJUNGAN DESA BINAAN PKK KECAMATAN WONOSALAM


  • ​Tim supervisi Penggerak PKK Kabupaten Demak melakukan kunjungan ke desa Sidomulyo sebagai desa percontohan PKK Kecamatan Wonosalam, kunjungan tersebut dalam rangka pembinaan sekaligus penilaian 10 program pokok PKK yang diharapkan mampu merefleksikan program unggulan pemerintah kabupaten demak secara nyata.

Tim dipimpin oleh wakil ketua TP PKK Kabupaten Demak Ny Eni Susiani Joko Sutanto didampingi oleh 14 orang pengurus TP. PKK Kabupaten Demak.  Sejak tiba pukul 08.30 WIB pada hari Kamis tanggal 9 Januari 2020 langsung menuju Ruang PKK kecamatan memeriksa administrasi PKK sebelum melakukan penilaian di Desa Sidomulyo.

​​Dijelaskan oleh Ketua Tim Supervisi maksud dan tujuan pembinaan dilakukan, agar desa yang menjadi percontohan dapat memahami dan mampu melaksanakan kategori unggulan Program Pemerintah Kabupaten Demak dalam program PKK. Dengan begitu, diharapkan dapat menyatukan presepsi dalam indikator penilaian yang menjadi bahan masukan yang masuk dalam katagori penilaian.

​​

Kategori penilaian desa percontohan antara lain, tertib administrasi baik PKK kecamatan maupun desa, penyuluhan pola asuh anak, usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) PKK, rumah sehat dengan pemanfaatan tanah pekarangan, posyandu, simulasi BKB dan sebagainya.

​​Sementara itu Ketua TP. PKK Kecamatan Wonosalam Ny. Indah Muji Santoso menyampaikan kebahagiaanya atas kehadiran Tim supervisi yang harapannya dapat memberi masukan dan bahan materi yang lebih konkrit pada TP. PKK desa Sidomulyo sehingga mampu dijadikan contoh bagi desa lain di kecamatan wonosalam.

​​

Setelah menyampaikan maksud kedatangannya Tim supervisi kemudian melakukan penilaian lapangan pada kegiatan posyandu, kegiatan simulasi BKB dan pola asuh anak yang ada di salah satu pos pelayanan terpadu milik desa didampingi pengurus PKK kecamatan. (sm)

PENANGGULANGAN TANGGUL JEBOL DI DESA WONOSALAM

Desa Wonosalam merupakan salah satu desa yang berada di saluran sungai Tuntang, yang jika tidak diantisipasi suatu saat bisa terjadi  kejadian tanggul jebol maka perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir yang dapat memasuki wilayah desa wonosalam, mengingat kejadian tanggul jebol yang terjadi di desa Trimulyo Kecamatan Guntur membuat kekhawatiran bagi warga desa Wonosalam.

Kepala Desa Wonosalam bersama  dengan masyarakat, Polsek Wonosalam, Koramil Wonosalam, TKSK Wonosalam dan Karangtaruna, melakukan kerja bakti membendung di area tanggul kali tuntang yang mengalami kritis karena longsor akibat tergerus arus air sungai yang deras pada  jumat, 10 januari 2020, pukul 09.00 wib. tanggul mengalami longsor sepanjang 4 meter yang dapat membahayakan terjadinya banjir di wilayah Desa Wonosalam.

Mendapat laporan warga adanya kejadian longsor tersebut Kepala Desa Wonosalam seketika menyampaikan pemberitahuan siaga dan mengajak seluruh warga segera kerja bakti membenahi kondisi tanggul yang longsor.  selanjutnya pemberitahuan disampaikan ke Forkopimcam oleh kepala desa wonosalam, yang segera ditindaklanjuti mengerahkan anggota turut serta bahu membahu ikut kerja bhakti.

Dengan adanya kejadian tersebut warga langsung datang ke titik jebol dengan membwa peralatan seadanya dan membendung di area titik longsor di tanggul kali tuntang, dengan membawa bambu yg di tancapkan di titik lokasi longsor dan di kasih batu padas yang di masukkan dalam karung sak untuk mencegah terjadinya.

Menurut Kepala Desa Wonosalam Musthona’ Ahmad sebagai Kepala Desa  dirinya tidak ingin kejadian tanggul jebol terjadi di wilayahnya, maka sebisa mungkin dirinya bersama warga masyarakat akan berusaha semaksimal mungkin menjaga kondisi tanggul di wilayahnya. Baginya mencegah lebih baik daripada ia harus melakukan evakuasi warga karena terdampak banjir yang kerugiannya bisa tak terhingga.

DESA KARANGROWO HIJAU

Dalam rangka mendukung Program Pemerintah penataan ruang terbuka hijau didaerahnya Pemerintah Desa Karangrowo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak melakukan kegiatan penanaman pohon untuk menciptakan ruang hijau dan keindahan lingkungan di sepanjang jalan protokol milik Desa Karangrowo

Kegiatan penanaman pohon dilakukan oleh Kepala Desa Karangrowo bersama Forkopimcam  Wonosalam, tokoh masyarakat, TKSK Kecamatan Wonosalam, dan karang taruna melakukan penanaman pohon di Desa Karangrowo pada jumat (10/1/2020) pagi. Pemerintah Desa telah menyiapkan sebanyak 350 bibit tanaman yang berhasil ditanam disepanjang jalan tersebut.

Kepala Desa Karangrowo Bapak Suratmin menyampaikan terimakasih kepada para pihak yang mendukung program penghijauan dan peduli lingkungan di wilayah Desa Karangrowo. Menurutnya hal ini perlu dilakukan secara bersama sama dengan harapan mendorong masyarakat agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat mendorong masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungan kita, sehingga alam bisa terjaga, Dan mudah-mudahan dapat mencegah perubahan iklim, bencana dan sebagainya,” ucap Kepala Desa Karangrowo

Kedepannya Kepala Desa Karangrowo menghimbau agar seluruh masyarakat ikut menjaga dan merawat tanaman yang sudah ditanam tersebut, agar fungsi penanaman ini berguna dan bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menanam dimanapun berada terutama dibantaran sungai dan ditempat-tempat yang alamnya telah rusak mari kita hijaukan kembali guna mengembalikan keseimbangan alam,” imbau Kepala Desa Karangrowo.

ANTISIPASI BANJIR DI WILAYAH WONOSALAM

Memasuki ​musim hujan yang terjadi sejak akhir bulan desember lalu meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk menghindari banjir di wilayahnya, terutama bagi warga yang berada di wilayah aliran sungai diharapkan selalu siap siaga mengantisipasi limpasan air sungai.

​​Sebagaimana yang terjadi beberapa hari lalu sungai skunder Doreng BDR 6 meluap di Desa Lempuyang Kecamatan Wonosalam air sungai meluap menggenangi beberapa halaman rumah warga sejak hari sabtu hingga selasa tanggal 08 Januari 2020. air melimpas ke halaman penduduk disebabkan curah hujan yang tinggi dengan kondisi sungai mengalami penyempitan ruas sungai yang harus segera dilakukan normalisasi.

​Mengantisipasi luapan sungai tersebut telah dilaksanakan kerja bhakti massal oleh Forkopimcam Kecamatan Wonosalam beserta anggota membantu masyarakat Desa Lempuyang membendung sungai dengan tumpukan karung tanah.

Sebanyak 10 truk tanah padas dan 700 karung sak telah disiapkan untuk membendung luapan sungai tersebut, bantuan tanah padas telah dikirim oleh pihak BSDA Pamali Juwana serta bantuan karung sak dari BPBD Kabupaten Demak. pembendungan ini hanya bersifat pencegahan sementara diharapkan ada tindaklanjut dari pemerintah untuk dilakukan normalisasi dengan alat berat.

​Menurut Camat Wonosalam Dra. Sri Utami kegiatan ini dilakukan sebagai wujud tanggungjawab pemerintah dalam mencegah terjadinya bencana yang tidak diharapkan, beliau berharap semua pihak ikut berpartisipasi membantu kegiatan pencegahan tersebut. (sm)

SERAH TERIMA JABATAN KEPALA DESA KERANGKULON

Kepala Desa Kerangkulon secara resmi telah dilantik oleh Bupati Demak pada akhir Desember lalu sehingga pada pada awal bulan Januari ini Kepala Desa terpilih sudah mulai melaksanakan tugasnya untuk memimpin Pemerintahan Desa Kerangkulon periode 2019 – 2025.

Serah terima jabatan diserahkan oleh penjabat Kepala Desa Kerangkulon sdr. H. Ikhwan Sidiq SH kepada sdr. Ahmad Saifudin Ridwan sebagai Kepala Desa  pada hari ini Senin 06/01/2020 dengan disaksikan oleh Camat Wonosalam, Kasi Tata Pemerintahan, Forkopimcam, Ketua RT, RW, LKMD dan semua Perangkat Desa Kerangkulon.

Setelah pelaksanaan serah terima dilaksanakan acara pengajian umum yang diselenggarakan oleh kepala desa sebagai rasa syukur atas rahmat tuhan YME sehingga ia dipercaya kembali untuk memimpin pemerintahan desa.

pada kesempatan itu kepala desa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Kerangkulon yang telah memilihnya kembali sebagai kepala sesa baginya ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan.

selain itu ia juga mengucapkan selamat kepada panitia pelaksanaan pemilihan kepala desa atas keberhasilannya dalam melaksanakan pilkades dengan sukses tanpa ekses sekaligus menyampaikan permohonan maaf jika selama ini dalam melayani masyarakat mungkin kurang baik, namun demikian beliau akan melaksanakan  ini dengan penuh tanggung jawab.

Sementara Camat Wonosalam Dra Sri Utami dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pilkades ini merupakan pelaksanaan Pilkades Tahap ketiga yang diikuti oleh enam desa pada enam kecamatan se Kabupaten Demak.

Alhamdulillah semua tahapan dalam pelaksanaan pilkades telah dilaksanakan dengan baik sehingga meminimalisir terjadinya kecurangan dalam pelaksaan pilkades ini  beliau juga mengucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Kerang kulon atas partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pilkades ini.

Dihadapan jamaah yang hadir dalam pengajian umum tersebut kepala desa sebagai penyelenggara kegiatan tasyakuran memohon doa semoga melalui kegiatan pengajian ini ia berharap agar Desa Kerangkulon semakin baik dan selalu mendapatkan lindungan dari Allah SWT.

PENYERAHAN DONASI GNOTA BAGI SISWA TIDAK MAMPU KECAMATAN WONOSALAM

Anak sekolah adalah potensi sumber daya manusia yang hebat, diantara mereka akan lahir calon pemimpin masa depan yang cerdas, semangat dan ceria, hal ini akan menjadi potensi yang perlu terus dipupuk dan dikembangkan melalui uluran tangan berbagai pihak, sebab anak-anak yang sebelumnya berpotensi putus sekolah akan terhindari dan dapat kembali mempunyai kesempatan meraih cita cita.

​Berangkat dari semangat tersebut pada hari ini Selasa 17 Desember 2019 Pemerintah Kecamatan Wonosalam mendistribusikan donasi berkesinambungan melalui program Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) kepada berbagai siswa siswi sekolah total penerima bantuan kali ini sejumlah 101 siswa sekolah dasar dan 10 siswa SMP di wilayah kecamatan wonosalam.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Camat Wonosalam Dra. Sri Utami didampingi oleh katua GN-OTA Kecamatan Wonosalam Drs. Mudji Santoso, S.IP, MM dan Ketua KORPRI Kecamatan Wonosalam Dani Maryanto, S.Pd, M.Pd, Kasi Kesra Kecamatan Wonosalam serta beberapa perwakilan kepala sekolah di wilyah Kecamatan Wonosalam.

​Dalam sambutannya Camat Wonosalam Dra. Sri Utami menyampaikan bahwa program GNOTA adalah kegiatan sosial independen yaitu sumbangan dana sukarela yang akan didonasikan untuk pendidikan anak anak tidak mampu yang harapannya angka anak putus sekolah semakin berkurang sehingga membantu program pemerintah wajib belajar 9 tahun dapat terlaksana dengan baik.

​Lebih lanjut Camat Wonosalam menyampaikan bahwa donasi dana melalui program GNOTA Kecamatan Wonosalam terkumpul dari sumbangan para donatur yakni karyawan karyawati dari berbagai dinas instansi yang ada di wilayah kecamatan wonosalam, setelah donasi terkumpul baru hari ini dapat didonasikan tahap pertama kepada siswa siswi penerima, selanjutnya beliau mengajak kepada semua kalangan untuk ikut serta memberikan kontribusi bantuan bagi pendidikan pada anak anak tidak mampu. (sm).

PELANTIKAN PENJABAT KEPALA DESA KERANGKULON

Bupati Demak telah resmi memberhenti​kan dengan hormat kepada Kepala Desa Kerangkulon Ahmad Saifudin Ridwan karena berakhir masa kerjanya, pemberhentian tersebut sebagaimana tertuang dalam surat keputusan Bupati Demak Nomor 141/298 tahun 2019 tanggal 16 Desember 2019.

Acara serah terima surat keputusan tersebut dilakukan hari ini Senin 16 Desember 2019 dengan dihadiri oleh Forkopimcam, BPD, dan tokoh masyarakat, mewakili atas nama bupati demak camat wonosalam Dra. Sri Utami menyampaikan keputisan bupati kepada sdr. Ahmad Saifudin Ridwan yang telah menyelesaikan tugas bhaktinya sebagai kepala desa selama 6 tahun lamanya.

​”atas nama pemerintah kabupaten demak dengan ini menyampaikan terimakasih yang sebesar besarnya kepada bapak ahmad saifudin ridwan yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai kepala desa”. ujar camat wonosalam.

​disamping menyampaikan surat keputusan bupati demak tentang pemberhentian kepala desa pada kesempatan itu camat wonosalam juga melantik sdr. Ikhwan Sidiq, SH sebagai penjabat kepala desa untuk memimpin jalannya pemerintahan desa sampai dilantiknya kepala desa definitif.

Pelantikan tersebut sebagai tindaklanjut atas terbitnya surat Bupati Demak nomor 141/299 tahun 2019 tentang pengangkatan saudara ikhwan sebagai penjabat Kepala Desa Kerangkulon Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak.

Setelah pelantikan dilanjutkan serah terima jabatan oleh mantan kepala desa dengan penjabat kepala desa, secara simbolis diserahkan stempel dinas dan penandatanganan berita acara serah terima yang ditandatangani oleh masing masing pihak.(sm)

DEKLARASI DAMAI CALON KEPALA DESA

dalam rangka menciptakan suasana Pemilihan Kepala Desa yang aman tertib dan kondusif Pemerintah Kabupaten Demak menyelenggarakan Rapat Koordinasi persiapan pemilihan Kepala Desa tahun 2019 serta pernyataan deklarasi damai yang diikuti oleh para calon kepala desa se kabupaten demak.

​sebagaimana diketahui Pilkades serentak kali ini diikuti oleh 6 desa pada enam kecamatan di wilayah kabupaten demak yaitu Desa Babad Kecamatan Kebonagung, Desa Berahankulon Kecamatan Wedung, Desa Harjowinangun Kecamatan Dempet, Desa Kerangkulon Kecamatan Wonosalam, Desa Kuripan Kecamatan Karangawen dan Desa Batursari Kecamatan Mranggen.

​pernyataan damai ini​ dilaksanakan di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Demak pada hari Rabu 4 Desember 2019 dimulai jam 10.00 s/d 12.00 WIB disaksikan oleh Asisten Pemerintatahan, Ketua DPRD, Forkopimda, para camat, Pj Kepala Desa, Ketua panitia serta ketua BPD masing masing desa.

​dihadapan para tamu undangan para calon kepala desa mendeklarasikan enam poin pernyataan untuk diikuti bersama yaitu
​1. Siap mensukseskan pemilihan kepala desa tahun 2019 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 guna menghasilkan pemilihan kepala desa yang berkualitas dan bermartabat.
​2. Akan mengikuti pemilihan kepala desa sesuai tahapan, jadwal, program dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
​3. Siap melaksanakan pemilihan kepala desa yang damai, mendidik, tidak bersifat provokatif, tidak menyerang pribadi, kelompok,calon kepala desa atau tim kampanye dan menjalin komunikasi politik yang sehat.
​4. Menjaga persatuan dan kesatuan, persaudaraan, iklim kondusif dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengarah kepada kekerasan serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
​5. Menjamin pemilih untuk menggunakan hak pilihnya secara bebas dengan tidak melakukan perbuatan yang mengarah kepada pemaksaan, kekerasan, menghina atau menyerang tim kampanye lain untuk mempengaruhi pemilih.
​6. Akan menerima hasil pemilihan kepala desa dengan legowo, siap menang siap kalah.

Seusai pembacaan deklarasi para calon kepala desa menandatangani Berita Acara Deklarasi disaksikan oleh para Camat masing masing yang ikut pula menandatangani pernyataan tersebut.

​Dalam sambutannya Asisten Pemerintahan Drs. Ahmad Nur Wahyudi, SH. MH menyampaikan Pelaksanaan pilkades ini harus mengikuti tahapan-tahapan sesuai regulasi yang ada, dengan slogan “SUKSES tanpa RESES” sekaligus mendidik masyarakat untuk lebih dewasa dalam menentukan pilihannya secara obyektif. maka Pilkades ini harus dilaksanakan dengan jujur, adil dan bermartabat siapapun calon Kades yang terpilih merupakan harapan masyarakat dalam memajukan desanya menjadi yang lebih baik.” ujar Asisten I Pemerintahan.

Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa Kerangkulon

Pada tanggal 30 November 2019 bertempat di aula balai Desa Kerangkulon Kec. Wonosalam Kab. Demak dimulai jam 09.00 s/d selesai dihadiri oleh Kapolsek Wonosalam (AKP.WASITO,SH) Danramil Wonosalam (KAPTEN KAV. KARMADI) Camat Wonosalam (Dra. SRI UTAMI) Sekdes Kerangkulon (IKWAN SIDIQ, SH) dan Ketia Panitia Pilkades (H.SUNARYO,S.Pd) telah dilaksanakan rapat pengundian nomor urut dan penyampaian visi misi calon Kepala Desa.

Yang dihadiri oleh Anggota BPD, semua Ketua RT dan RW, LKMD, tokoh masyarakat serta ibu-ibu PKK Ds. Kerangkulon sejumlah 108 peserta.

Telah dibacakan pula Deklarasi Damai dalam rangka pemilihan kepala desa serentak Gel. III TA 2019 Desa Kerangkulon oleh Ketua Pilkades.

Dilanjutkan dengan pengundian Nomor, dengan hasil nomor urut :
1. M Saifudin Ridwan
2. Setyo Jatmiko

Visi misi Sdr. M. Saifudin Ridwan, adalah sebagai berikut :
1. Pengelolaan sampah akan dioptimalkan
2. Membangun desa yang religius
3. Melanjutkan program yang sudah berjalan (Bumdes, polindes,posyandu, pendidikan, pamsimas, jalur irigasi)
4. Optimalisasi linmas demi keamanan desa.

Visi misi Sdr. Setyo Jatmiko
1. Meningkatkan pertemuan ulama dan umaro’
2. Mengembangkan sarana OR
3. Pemanfaatan bumdes
4. Memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA)

Pesan Kapolsek Wonosalam, sebagai berikut :
1. Mendukung semua program calon kades.
2. Perbedaan tentunya ada, namun perbedaan agar ditepis dengan saling menghormati.
3. Mohon bijak dalam menggunakan medsos bila ada permasalah utk diselesaikan dengan kekeluargaan.
4. Pemasangan gambar calon kades harus sesuai dengan etika yang ada.