PENUTUPAN TMMD SENGKUYUNG III DI DESA DORENG



Wonosalam.com. ​setelah hampir satu bulan dilakukan berbagai kegiatan pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat, kegiatan TMMD sengkuyung III di desa doreng kecamatan wonosalam resmi ditutup.

​​penutupan dilakukan pada hari Kamis 31oktober 2019 dengan prosesi upacara penutupan bertempat di Lapangan Desa Doreng Kec. Wonosalam dipimpin oleh Dandim 0716 Demak Letkol Inf Abi Kusnianto dengan dihadiri oleh Forkopimda, OPD kabupaten Demak, Forkopimcam dan Kepala Desa wilayah kecamatan wonosalam.

​sebagaimana diketahui sejak dibuka oleh wakil bupati demak pada awal oktober ini pemerintah daerah berusaha melakukan percepatan pembangunan mengajak masyarakat bersama tentara bahu membahu membangun infrastruktur desa seperti jalan dan sarana desa lainnya.

​masa program TMMD adalah satu bulan namun berkat semangat kebersamaan yang dimiliki oleh masyarakat desa doreng demi membantu percepatan pembangunan masa waktu kegiatan yang direncanakan tiga puluh hari bisa diselesaikan dalam waktu dua puluh hari saja.

​kegiatan TMMD tahun ini dinyatakan telah memenuhi target yang direncanakan yaitu pembangunan jalan beton sepanjang 400 meter di dukuh karangmalang, pembangunan tempat ibadah, pembangunan sanitasi, bedah rumah dan santunan anak yatim dan lansia. (sm).​

SOSIALISASI PEMILIHAN KEPALA DESA GELOMBANG III DESA KERANGKULON KECAMATAN WONOSALAM

WONOSALAM.NEWS. ​​Desa Kerangkulon adalah satu satunya desa di Kecamatan Wonosalam yang akan menyelenggaraan kegiatan Pemilihan Kepala Desa pada pelaksanaan gelombang III bersama 5 desa lainnya di wilayah Kabupaten Demak

​Pemerintah kabupaten demak secara reguler melaksanakan kegiatan Pilkades secara serentak sejak Gelombang satu pada tahun 2016, lalu Gelombang dua Tahun 2017 dan kali ini Gelombang tiga yang rencana akan dilaksanakan bulan Desember tahun ini.

​Sesuai tahapan hari ini Jumat 27/09/2019 bertempat di Balai Desa Kerangkulon mulai dilaksanakan sosialisasi dan pembekalan kepada Panitia dan BPD selaku pengawas pilkades di tingkat desa. Pembekalan kali ini disampaikan oleh Tim Desk Pilkades Tingkat Kabupaten Demak dan Tim dari Kecamatan Wonosalam.

Menurut ​Camat Wonosalam Dra. Sri Utami sesuai jadwal pada tahapan pelaksanaan pilkades setelah terbentuknya panitia beberapa bulan yang lalu tahap berikutnya adalah memberikan pembekalan kepada panitia merupakan tugas Tim desk pilkades kabupaten dan kecamatan.

​Dalam sambutannya camat wonosalam berharap agar peserta pembekalan betul betul memahami materi pembekalan karena kegiatan ini bersinggungan langsung dengan masyarakat, sukses dan tidaknya kegiatan pilkades ini ada ditangan panitia, maka harapannya panitia betul betul bisa mepersiapkan dengan matang dan terukur.

​​Ketua Tim Desk Pilkades Kab
​ Demak Bpk. Drs. Ahmad Nur Wahyudi, MM sebagai narasumber menerangkan tentang Peraturan Bupati Demak Nomor 63 Tahun 2019 tentang petunjuk pelaksanaan Perda 5 Tahun 2015 tentang Kepala Desa, yang secara umum masih mengatur materi yang sama dengan peraturan sebelumnya hanya ada beberapa poin yang mengalami perubahan diantaranya adalah penempatan TPS harus berada dalam satu dusun setempat.

​Dalam sesi tanya jawab yang dipimpin oleh moderator ibu Dra. Kendarsih iriyani, SH, kabag Hukum setda Kab. Demak para peserta antusias menanyakan berbagai kendala yang harus dihadapi atas berlakunya perubahan aturan tersebut, yang mana situasi geografi desa yang terpisah antar dusun akan menyulitkan panitia dalam menentukan TPS, namun Tim Desk Kabupaten tetap berharap panitia dapat mengupayakan aturan yang baru tersebut dengan mengedepankan kesepakatan bakal calon dan dituangkan dalam berita acara (sm).

PENDMAPINGAN DAN PEMBINAAN AGEN BPNT OLEH TKSK KEC. WONOSALAM

PENDMAPINGAN DAN PEMBINAAN AGEN BPNT
OLEH TKSK KEC. WONOSALAM

Demak, 23 September 2019

TKSK Kec. Wonosalam melakukan pendampingan dan pembinaan di agen BPNT terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di desa Bunderan Kec. Wonosalam Kab. Demak pada hari Senin, Tanggal 23 September 2019. Pendampingan BPNT yang dilaksanakan oleh Muhammad Saepuri,S.Pd selaku TKSK Kec. Wonosalam.
Muhammad Saepuri, S.Pd mengatakan tujuan Pendampingan dan pembinaan agen BPNT memastikan bahwa program BPNT yang sudah berjalan ini di Desa Bunderan Kec. Wonosalam Kab.Demak sesuai dengan harapan, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah dan tepat administrasi untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

Wonosalam World Cleanup Day

Wonosalam World Cleanup Day

Menjaga ​kebersihan adalah cara terbaik menjaga dunia, sebab tuhan telah menciptakan alam semesta dengan segala sistem simbiosis mutualis yang teramat teratur. kerusakan pada satu simbiosis mengakibatkan terhentinya kerja alam sehingga dalam jangka panjang dapat mengganggu hajat hidup manusia, maka tidak mengherankan jika mencintai kebersihan adalah bagian dari mencintai tuhan dan makhluknya.

​dalam rangka menjaga kebersihan tersebut pada hari ini bertepatan hari  tanggal 21 September 2019 Pemerintah Kecamatan Wonosalam menggelar aksi gerakan pungut sampah diberbagai wilayah di kecamatan wonosalam, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 500 relawan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pegawai dilingkungan kantor pemerintah, steakholder, perangkat desa, siswa siswi sekolah dan organisasi masyarakat lainnya.

Aksi ini diawali dengan apel siaga yang dipimpin oleh Camat Wonosalam Dra. Sri Utami di Halaman Kantor Kecamatan Wonosalam, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebersihan adalah masalah bersama seiring pertumbuhan penduduk setiap orang pada setiap harinya pasti menciptakan sampah oleh karena itu sebagai aparatur negara dan para siswa yang terdidik harus peduli terhadap lingkungan utamanya adalah sampah, satu sampah sejuta masalah itu adalah slogan kabupaten demak yang harus kita dukung dalam bentuk aksi atau gerakan secara bersama sama.

​Selanjutnya Camat Wonosalam membagi pasukan menjadi dua regu. regu pertama dibawah koordinator Camat Wonosalam ditugaskan pada titik sepanjang jalan Trengguli – Kuncir. regu kedua dengan koordinator Bapak Drs. Mudji Santoso, S.Ip Sekcam Wonosalam ditempatkan sepanjang jalan Diponegoro sampai TPST Desa Jogoloyo, kedua pasukan regu tersebut dibekali kantong plastik untuk menampung hasil kebersihan, selanjutnya hasil tersebut akan ditimbang dan dikirimkan pada tempat pembuangan akhir.

Seperti yang tampak di Lokasi TPST Jogoloyo para relawan dengan alat kebersihan seperti arit dan bendho membabat gulma dan rumput liar yang berada di sepanjang jalan diponegoro, tak mau ketinggalan para siswa sekolah yang berada di lokasi bahu membahu memunguti sampah dan menimbunnya di TPST, sedangkan beberapa perangkat desa perempuan nampak menyapu membersihkan jalan yang masih nampak kotor. (sm)

Continue reading “Wonosalam World Cleanup Day”

PENGAJIAN UMUM DALAM RANGKA HAUL AKBAR CIKAL BAKAL SE DESA MOJODEMAK KEC. WONOSALAM KAB.DEMAK

PENGAJIAN UMUM
DALAM RANGKA HAUL AKBAR CIKAL BAKAL
SE DESA MOJODEMAK KEC. WONOSALAM KAB.DEMAK

Demak, 18 september 2019

Dalam rangka memperingati haul sesepuh Desa Mojodemak mbah ki gawonggo dan mbah nyai ngawonggo yang dilaksanakan di tempat pemakaman mbah ki ngawonggo Desa mojodemak Kec. Wonosalam Kab. De ak. Kamis (5/09/19) siang.

Acara ini dihadiri oleh beberapa Jajaran instansi terkait dari pihak pemerintah desa mojodemak dan lembaga yg berada di desa mojodemak, serta para kyai, tokoh agama dan masyarakat desa mojodemak dan penceramah KH. Ahmad mahin dari jepara

Dalam acara tersebut banyak jamaah yang hadir dan sangat antusias datang dari berbagai desa di kecamatan wonosaam berbondong bondong datang menghadiri haul mbah ki ngawonggo dan mbah nyai ngawonggo bertujuan untuk mendoakan sesepuh desa mojodemak kec. Wonosalam kab.demak

Disela sela acara bapak lurah desa mojodemak, bapak sujono utomo, s,pd menjelaskan.” Bahwa acara ini adalah acara tahunan yang diselenggarakan didesa mojodemak yang bertujuan mendoakan sesepuh se desa mojodemak yang babat alas desa mojodemak kec. Wonosalam kab.demak

Memberdayakan Keluarga melalui Kampung KB

​Desa Bunderan merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Wonosalam yang pada tahun 2019 ini menjadi desa binaan Dinpermades P2KB pada program kegiatan Kampung KB yaitu program dari pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kualitas masyarakat dalam mengelola sumberdaya keluarga dan lingkungan.

sebagai program pemerintah ​​kecamatan wonosalam pada setiap tahunnya turut mencanangkan kampung KB, kali ini berada di salah satu RW di desa bunderan karena kampung kb ini setingkat dengan RW atau dusun yang memiliki kriteria tertentu dengan keterkaitan dengan kependudukan, KB dan pembangunan keluarga. maka lingkungan ​​sebagai icon kampung kb diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat, terutama mampu mengatasi masalah kependudukan terutama adalah mencegah pernikahan dini.

​demi mewujudkan program tersebut hari ini Rabu 28/08/2019 dilaksanakan pertemuan kelompok kerja oleh para kader desa membahas persoalan kebersihan lingkungan dan tanaman sehat pada setiap rumah tangga agar tercipta lingkungan yang bersih serta sehat bagi keluarga. pertemuan dihadiri oleh Camat Wonosalam, perwakilan dari dinpermades P2Kb kab. demak , PlKb kecamatan wonosalan, kepala desa bunderan serta para kader desa dan masyarakat.

​pada kesempatan itu kabid pemberdayaan keluarga dan pangan kab. demak Drs. Chandra Widjarnoko, M.Si menyampaikan sebagai kampung kb harus diupayakan disetiap lokasi diberikan pojok data, agar masyarakat tahu perkembangan permasalahan lingkungan dari waktu kewaktu bisa dilihat keberhasilannya, apakah prosentase data permasalahan keluarga yang semakin menurun atau tidak, misalnya kasus tingkat kenakalan anak, dan pernikahan dini misalnya fluktuasi perkembangannya bisa dilihat. dan ini harus bisa diawali dari RW lokasi kampung kb ini dan dikembangkan pada RW sebelah dan seterusnya.

​sementara itu Camat Wonosalam Dra. Sri Utami dalam sambutannya menyampaikan pentingnya merubah mindset masyarakat dalam mengupayakan pembangunan keluarga, sebab segala tindakan pembangunan bisa dimulai dari keluarga termasuk mencegah kasus pernikahan dini itu merupakan tugas dan kontrol keluarga, setelah itu baru selanjutnya adalah lingkungan, lingkungan juga berperan penting dalam mewujudkan pembangunan keluarga maka ini akan menjadi tugas bersama.

​​lebih lanjut camat wonosalam menjelaskan tentang penguatan ekonomi keluarga, kuncinya adalah kesungguhan. usaha apapun dilandasi dengan kesungguhan hasilnya pasti akan terlihat misalnya dengan menjahit, mesin jahitnya bantuan dari dinas sosial, membuat baju anak dan menjualnya hanya dengan menjual baju anak seseorang bisa menjual ke luar jawa karena sekarang ini modalnya cukup handphone pengirimannya bisa lewat jasa ekspedisi, saya kira yang hadir disini semuanya sudah menggunakan handpon, silahkan dimanfaatkan”. kata Camat Wonosalam.

​pemanfaatan pekarangan juga tak luput dari perhatian camat wonosalam, sebab sebagai kampung kb lingkungan akan tampak hidup jika ditanami oleh tanaman hidup, maka sebaiknya lahan yang kosong agar ditanami tanaman produktif bisa dalam pot atau dengan sistem hidroponik, tanaman produktif sebaiknya sayur sayuran yang usianya pendek agar bisa diremajakan kembali, kalau kesulitan dalam pemupukan orang nomor satu di kecamatan wonosalam tersebut memberikan trik, saat menyiangi beras sebelum dimasak silahkan air cucian beras ditampung bisa dijadikan pupuk yang subur bagi sayuran.

​Sedangkan Kepala Desa Bunderan Marjuki menyampaikan dirinya akan membagikan secara gratis pot dan tanaman bagi warga kampung kb, ini murni bantuan pribadi kepala desa kepada warganya, setelah acara seluruh kader desa dimintadatang kerumah kepala desa mengambil dan membagikan pot dan tanaman kepada masyarakat. (sm).

RANGKAIAN UPACARA HUT KEMERDEKAA RI KE 74 TAHUN 2019 DI OPD WONOSALAM

Pemerintah Kecamatan Wonosalam melaksanakan upacara pengibaran bendera mer ah putih pada peringatan Hari Ulang Tahu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 pada hari sabtu 17 Agustus 2019 bersama Forkopimcam, dinas instansi, lembaga pendidikan, stakholders dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah kecamatan wonosalam.
​Upacara dilaksanakan di Lapangan desa wonosalam dimulai pukul 08.00 WIB upacara pengibaran merah putih dilaksanakan dengan inspektur upacara Camat Wonosalam Dra. Sri Utami dengan peserta upacara terdiri dari perangkat desa, Karangtaruna, Organisasi

 kemasyarakatan, para guru dan siswa perwakilan dari sekolah di wilayah kecamatan wonosalam.
​Upacara diramaikan dengan atraksi drum band persembahan dari siswa siswi MI Miftahussalam dan melibatkan siswa dari MA Miftahussalam sebagai pengiring instrumen pelaksanaan ritme upacara,
​dalam pidatonya Camat Wonosalam menyampaikan pentingnya membangun SDM yang berkualitas diberbagai bidang seperti kesehatan diharapkan semua bisa menekan angka stunting. bidang pertanian, kelautan, dan pariwisata juga sangat penting, karena jika ingin menang maka harus bergerak lebih cepat dan beradaptasi tiada henti untuk berinovasi.
​Setelah upacara pengibaran bendera merah putih dilakukan acara selamatan ‘ngepung’ tumpeng nasi perjuangan dan dan penyerahan berbagai piala penghargaan yang diberikan kepada masyarakat yang berprestasi bagi desa, disaksikan para tamu undangan mereka penerima penghargaan berpose bersama dengan sangat bahagia.