KALIANYAR BERDZIKIR

Kalianyar Berdzikir..
​​Kalianyar (14/07/2019) Ribuan Umat muslim memadati halaman masjid Baitul Muttaqin desa Kalianyar Kecamatan Wonosalan Kabupaten Demak, dalam rangka kegiatan istighosah dan manaqib kubro, sejak pukul tujuh pagi mereka mulai berdatangan dari penjuru desa di wilayah kecamatan wonosalam.
​para jamaah yang hadir berasal dari berbagai desa di wilayah kecamatan wonosalam mereka datang dengan pakaian serba putih putih nampak khidmad melantunkan dzikir berjamaah diawali pembacaan manaqib kubro, istighosah, dilanjutkan mauidhoh hasanah oleh KH. Fathurrahman dari Salatiga.
​​kegiatan ini diselenggarakan oleh Idarah Ghusniyyah Jamiyah Ahlith Thoriqot Al Mu’tabaroh An Nahdliyah kecamatan wonosalam dalam rangka memasyarakatkan istighosah dan dzikir secara jamaah (kubro) ditengah masyarakat di wilayah kecamatan wonosalam, diharapkan dzikir ini bisa diadakan secara bergilir antar desa se kecamatan, sehingga disamping berdzikir bisa terjalin silaturrahmi persaudaraan sesama muslim.
​​Kepala Desa Kalianyar Mustain, mewakili atas nama panitia mengatakan seluruh warga desa kalianyar siap memfasilitasi dan mengakomodir kegiatan ini mulai dari tempat parkir sampai tempat duduk sudah disiapkan oleh panitia bahkan warga sekitar secara sukarela maupun swadaya berupaya mensukseskan acara ini.
​​” kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas kehadiran bapak ibu para jamaah dzikir di desa kalianyar, dan kami bangga kepada warga desa kalianyar yang turut serta mensukseskan acara ini, semoga amal baik bapak ibu semua menjadi amalan sholihan, dan memberkahi keluraga bapak ibu semua!” kata Kepala Desa Kalianyar.
​​Kasi Kesra Kecamatan Wonosalam Kusmedi, S.Sos mewakili Camat pada sambutannya mengungkapkan pihaknya memberikan atensi yang besar terhadap adanya kegiatan dzikir seperti ini, karena salah satu program pemerintah adalah menciptakan sosial masyarakat demak yang beradab, untuk mewujudkan itu bisa dimulai dari keluarga dengan konsisten mencanangkan Maghrib Matikan televisi dan mengawasi anak untuk mengaji. serta bersyukur kepada ALLAH SWT karena di beri nikmat sehat ,sempat bisa hadir di majlis yang penuh berkah, juga menyam[paikan tentang STUNTING pada anak baliata. bahwasannya generasi penerus bangsa di awali dari kesehatan anak. apa stunting ? Stunting adalah Pertumbuhan yang tidak Normal atau pendek tidak sesuai dengan umurnya, oleh karena itu kewajiban sebagai orang tua untuk memperhatiakan pola makan yang standar gizinya dan datang ke POSYANDU untuk mengetahui perkembangan anaknya. di samping itu ini musim kemarau mengharapkan waspada akan kebakaran yang di timbulkan dari kelalaian mematikan kompor gas. . ujar Kusmedi, S.Sos.
​​Sementara itu saat mauidhatul hasanah, KH. Fathurrahman menyampaikan pentingnya kesadaran diri dalam segala hal, bahkan membaca Lailahailallah pun, hati juga harus melafalkannya agar terjalin sinergi antara jasmani dan rohani, jika setiap pribadi seseorang bisa sinergi jiwa raganya insyaallah hidupnya berkah.
​​lebih lanjut kiai dari salatiga itu menyebutkan sinergi adalah kewajiban setiap umat, sinergi saat beribadah disebut hablu minallah, sinergi saat berinteraksi seserawungan dengan sesama dinamakan hablu minanas. (sm)

PETERNAKAN KAMBING

Sejahtera Bersama Kambing..

​Tlogorejo (15/07/19) Masyarakat Desa Tlogorejo berusaha meningkatkan tarap kualitas hidup mereka dengan memberdayakan Kambing, melalui beternak kambing mereka berharap kebutuhan ekonomi mereka bisa tercukupi.
​​Bagi warga desa Tlogorejo beternak kambing menjadi kegiatan sampingan yang menguntungkan karena disela kesibukan mereka sebagai petani mereka bisa memanfaatkan sisa waktunya untuk kegiatan ekonomi yang lain yaitu beternak kambing.

​seperti yang dilakukan oleh bapak wawan warga desa Tlogorejo, dengan luas kandang lima kali empat meter yang dimilikinya, mampu menampung lima puluh ekor kambing jenis kambing gibas dan kambing etawa.

​​Dengan potensi yang dimiliki desa diantaranya banyaknya rumput pakan ternak yang melimpah, mereka tidak kekurangan untuk mencukupi pakan ternaknya, bahkan saat musim kemarau sekalipun mereka tidak dipusingkan stok pakan karena sebagian peternak telah memanfaatkan pakan metode fermentasi.

​​ketua kelompok ternak desa, bapak kasan menerangkan bahwa kelompoknya telah dibina oleh dinas penyuluh peternakan diantaranya dilatih mengenai metode fermentasi, melalui pemanfaatan sisa hasil pertanian bisa digunakan sebagai pakan ternak, misalnya kulit kacang, bonggol jagung, dedak dan daun daun yang lain bisa dijadikan pakan ternak.

​​Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Wonosalam bapak Muhamadun, S.Sos saat melakukan kunjungan kerja dan monitoring pada peternakan kambing tersebut mengatakan beternak adalah prospektif yang bagus bagi masyarakat desa terutama untuk mengisi waktu luang sehabis dari sawah ataupun aktifitas harian yang lain. (sm)

RAPAT KOORDINASI DAN KERJASAMA ANTAR LISTAS SEKTORAL KARANG TARUNA KECAMATAN WONOSALAM DAN PUSKESMAS WONOSALAM

PEMBAHASAN SOSIALISASI STUNTING DI WILAYAH KECAMATAN WONOSALAM

Apa itu Stunting ?

stunting adalah suatu kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umur. Atau mudahnya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Banyak yang tidak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan tubuh si kecil. Terlebih lagi, jika stunting dialami oleh anak yang masih di bawah usia 2 tahun. Hal ini harus segera ditangani dengan segera dan tepat.

Dalam hal ini Puskesmas Wonosalam mengandeng Karang Taruna Kecamatan Wonosalam , untuk bersama-sama dalam menangani Program Stanting agar diwilayah Kecamatan Wonosalam anak yang mengalami Stunting semakin berkurang, untuk rapat koorinasi ini dari Karang Taruna Kecamatan Wonosalam di Wakili oleh Muhammad Saepuri, S.Pd, dan dari Puskesmas Wonosalam 1 di wakili Ibu Mega Puspitan bagian Kesling dan Ibu Yuni Setyowati,S.ST bagian Gizi

Muhammad Saepuri, S.Pd selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Wonosalam menyampaikan Sangat berterimakasih kepada Puskesmas Wonosalam 1 atas kerjasama dan keterlibatan Peran Karang Taruna Kecamatan Wonosalam dalam penaganan Stunting di Wilayah Kecamatan Wonosalam, semoga kerjasama ini tidak berhenti smapai di sini saja dan trus berkelanjutan dalam program penanganan kesehatan di Masyarakat

APITAN DI DESA KARANGREJO KECAMATAN WONOSALAM

 

 

 

 

 

Petruk Golek Guru di Karangrejo

​Karangrejo (11/07/19) dalam rangka mensyukuri rahmat tuhan yang maha kuasa masyarakat desa karangrejo menyelenggarakan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ikhsan dari Kadilangu Demak, dalang nyentrik yang mengemas pertunjukan wayang dengan semi modern disertai selingan orgen tunggal mampu menyedot perhatian masyarakat yang antusias menyaksikannya.

​dalang muda yang masih duduk dibangku kuliah di semarang tersebut membawakan cerita tentang kisah petruk golek guru dengan membawa pesan moral yang dibumbui aneka jenaka dari sosok petruk yang mampu menghibur para penonton.

​dikisahkan kerajaan astina sedang terjadi kalabendu membuat kerajaan paceklik, petruk mendapat wahyu untuk berguru pada seorang begawan, setelah beberapa waktu berguru ia ditugaskan untuk menuju kerajaan astina yang sedang terjadi perebutan kekuasaan. dengan ilmu yang dikuasainya petruk mampu memenangkan sayembara dan dirinya dinobatkan menjadi pandito.

​Pagelaran ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan acara sedekah bumi dan bersih desa yang dilakukan oleh masyarakat desa karangrejo yang pada dasawarsa sebelumnya selalu diselenggarakan kegiatan pengajian namun untuk kegiatan kali ini digelar untuk memenuhi permintaan warga yang rindu dengan pagelaran wayang.

​Menurut keterangan Kepala Desa Karangrejo Akhmad Kuwoso kegiatan bersih desa ini dimaksudkan dengan harapan agar dapat membersihkan desa dari mara bahaya dan hama penyakit, maka kegiatan apitan kali ini disamping bersih desa juga disertai rangkaian acara sedekah bumi sebagai ungakapan syukur dan doa berharap dengan sedekah bumi desa karangrejo bisa makmur dengan pertanian bisa melimpah.

​” Kegiatan sedekah bumi, apitan dan bersih desa adalah bagian dari adat istiadat orang jawa, dulu pada zaman kakek saya jadi lurah, setiap apitan di karangrejo selalu digelar wayangan untuk kegiatan apitan dan bersih desa, dan untuk kali ini saya ingin budaya wayangan kembali ada di masyarakat, niatnya untuk nguri nguri kelestarian budaya, tanpa memiliki karakter jawa, kita akan kehilangan budaya”. ujar kepala desa karangrejo tersebut.

Monev kegiatan fisik DD n ADD thp 1.

Kegiatan Monev kegiatan fisik DD

dan  ADD thp 1. wilayah Kecamatan Wonosalam

Dengan adanya program DD dan ADD di Desa  di Kec Wonosalam, maka dr seksi Permas Kec

Wonosalam mengadakan monitoring dan evaluasi program DD dan ADD ke desa-desa di Kec Wonosalam dengn tujuan desa2 di kec wonoslm ke depan tertib adminitrsi dalam pelaksanaan  pembngunan sesuai yang diharapkan. untuk Memberikn manfaat bagi pihak-pihak  yang berkepentingan dan menjdi bahan perbaikan untuk pelaksanaan reformasi birokrasi kedepannya.

APEL PAGI OPD KECAMATAN WONOSALM

Senin  8 Juli 2019  Apel ruti di OPD Kecamatan                  Wonosalm . Ibu Camat Wonosalam Menyampaikan        mengenaia Kinerja di jajaran Pemerintahan Desa  pada    umumnya dan khususnya OPD Kecamatan
Wonosalam , kedisipilnan dan etos kerja serta                  tanggung jawab atas pekerjaannya supaya dapat          menyel esaikan sesuai  target , sebagai contoh  pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan adalah kewajiban wajib pajak  dan hasil pajak itu nantinya akan di manfaatkan kembali pada Desa yaitu untuk Pembangunan Desa supaya masyarakat makmur dan sejahtera .

PEMBEKALAN PESERTA CALON DUTA WISATA “MAS DAN MBAK” KECAMATAN WONOSALAM TAHUN 2019

  •  Pembekala Calon Peserta Duta Wisata Tahun 2019 Kabupaten Demak. sebagai tahapan dalam melengkapi persyartan untuk mendaftar sebagai calon peserta . dari 21 Desa Se Kecamatan Wonosalam  telah terpilih yaitu Desa Mrisen yang mendaftar di Kecamatan Wonosalan untuk pendaftar perempuan atas nama :
  • SUNTIA LARASATI , AmdKeb,
  • Dsa Mrisen Kecamatan Wonosalam
  • untuk yang Pria atas nama:
  • Ahmad Hidayat berasal dari Mrisen juga . dari pembekala yang di sampaikan berharap sebagai Calon Peserta Duta Wisata harus berwawasan Luas Khususnya tentang Kota Demak. dan diharapkan dapat berkompetisi dengan sehat membawa nama desanya,

 

 

INOVASI DESA KERANGKULON PERPUSLING “CEMPAKA”

Desa Kerangkulon merupakan salah satu Desa di Kecamatan Wonosalam yang sebagian besar warga Desanya berprofesi sebagai petani dan buruh tani. Kurun 10 tahun belaknagan ini angka lulusan pendidikan menengah yang dienyam warganya mulai meningkat. Namun, impact dari hal tersebut belum begitu Nampak meskipun dengan adanya Perpustakaan Desa .

Pemanfaatan Perpustakaan sebagai pusat transfer of knowledge dan Center Of Culture masih jauh dari panggang api. Perpustakaan Berbenah bertransformasi mewujudkan gagasan tersebut.
Latar Belakang
• Keberadaan Perpustakaan Desa yang hanya dijadikan sebagai gudang buku tanpa berkegiatan.
• Adanya keinginan Warga Desa Kerangkulon untuk memanfaatkan hasil dari buku yang dibaca untuk diaplikasin secara riil.
• Menjadi alternatif kegiatan manakala di daam suatu desa belum tersedia perpustakaan.
Tujuan
• Menambah income Pendapatan bagi pemustaka.
• Menciptakan kegiatan bernilai ekonomis.
• Menciptakan lapangan kerja baru
• Membentuk Warga desa yang gemar membaca.
• Membantu memasarkan Produk ke luar daerah Kecamatan Wonosalam.
Manfaat
• Mengurangi keberadaan perpustakaan yang pasif berkegiatan.
• Meningkatkan perekonomian Masyarakat
• Menyiapkan generasi yang cinta buku.
• Menghasilkan produk yang bernilai ekonomis.
Proses
a) Mensosialisasikan pada Masyarakat bahwa Perpustakaan Desa dapat dijadikan sbg tempat berkegiatan yang menyenangkan.
b) Memberikan pelatihan kepada Masyarakat terkait dengan apapun yang di baca.

Pelaku
• Pegiat Sosial Desa dan Pemuda Desa.

• Siswa siswi anak SDN DesaKerangkulon

Pendanaan
• Pendanaan dibiayai dari APBDes Kerangkulon.

Hasil
• Telur Asin Asap Organik
• Kerajinan Anak Kaligrafi Cangkang Telur
• Kelompok Dolanan Tradisional
• Kelompok Bimbingan Belajar
• Kelompok Diskusi Pemuda Peduli Desa
• Layanan Perpusdes Cempaka Keliling
• Grup Rebana Hubbul Maktabah

Kendala
• Pendanaan kegiatan masih kurang
• Mindset masyarakat yang masih perlu waktu dalam penyadaran peran serta perpusdes
• Pegiat Sosial dari Perpusdes masih minim
Rekomendasi
• Harapan warga masyarakat kepada Pemerintah Desa Kerangkulon untuk memfasilitasi pemasaran hasil dari inovasi hasil membaca sehingga lebih dikenal di luar daerah Kecamatan Wonosalam.
• Harapan dari Perpusdes agar bisa sinergi dengan BUMDes yang ada di Desa Kerangkulon.
• Adanya Kendaraan Operasional agar memudahkan dalam mobilisasi Perpustakaan Keliling.

PENERTIBAN TEMPAT KARAOKE DI WILAYAH KECAMATAN WONOSALAM

Penegakan PERDA No. 11Th.2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan di Kabupaten Demak 1. TIM YUSTISI KABUPATEN DEMAK : SATPOL PP, POLRES, KODIM, KEJAKSAAN, PENGADILAN NEGERI, BAGIAN HUKUM SETDA, INSTANSI TERKAIT DAN WILAYAH UNTUK KEC. WONOSALAM ( Polsek, Koramildan Camat). 2. Pelaksanaan tgl: 3&4 Juli 2019. 3. Untuk Wilayah Kecamatan Wonosalam tempat Hiburan Karaoke yg ditutup / disebelah ada 20 tempat. 1.Putra Buana Pemilik Zaenal Lokasi Ds.Kalianyar.2. MM Pemilik Agus Supriyanto Lokasi Stasiun Ds. Jogoloyo. 3. Famili Fungsi Musik Pemilik Siswanto Lokasi Stasiun Ds. Jogoloyo. 4. Pendek Pemilik Budiyono Lokasi Jl. Lingkar Ds. Kendal omong. 5. Pantesan Musik Pemilik H. Darsono Lokasi Jl. Lingkar Ds. Kendal dorongan. 6. New SR 3 Pemilik Syariah Lokasi Bawah Jembatan Layang Seorang Sungai Ds.Botorejo.7. TEPOS Musik Pemilik EDO Lokasi Jl. Lingkar Ds. Bojonegoro. 8. Moralitas 1 Pemilik H. Darmono Lokasi Ds. Bojonegoro. 9. Moralitas 2 Pemilik H. Darsono Lokasi Ds. Mranak 10. Lingkar Musik Pemilik Solok ini Lokasi Jl. Lingkar Ds. Mranak.11. Permata Cafe Pemilik Ericsson Lokasi Ds. Trengguli. 12. New SR. 2 Pemilik Syariah Lokasi Ds. Trengguli. 13. New SR. 1 Pemilik Saraf Lokasi Ds. Trengguli.14. MSK Pemilik M.Pipit Lokasi Ds. Trengguli.15. Belga Pemilik Sri Wahyu Lokasi Ds. Trengguli.16. Teman Musik Pemilik Mbah Din Lokasi Ds. Trengguli.17. Selalu Musik Pemilik Selly Lokasi Ds. Trengguli. 18. SUNEKI Pemilik SUNEKI Lokasi Ds. Trengguli. 19. Gading Semi Pemilik Jogoloyo Lokasi Ds. Trengguli. 20 Bintang Musik Pemilik Sam Pujian.

Monitoring dan Evaluasi PBB 2019

Monitoring PBB

Salah satu sumber pandapatan daerah adalah PBB, sektor ini menempati peringkat paling atas dalam menyokong pembangunan daerah, maka mengintensifkan pengawalan PBB menjadi tugas semua pihak terutama pemerintah daerah.
Di Kecamatan Wonosalam kegiatan intensifikasi sumber pendapatan daerah secara kontinyu dilakukan oleh Tim Monitoring yang dipimpin oleh Forkopimcam Kecamatan Wonosalam, sebagai upaya peningkatan sumber pendapatan daerah tersebut.
Seperti yang dilakukan oleh Camat Wonosalam pada hari ini Kamis 04/07/2019 beliau memantau langsung perkembangan PBB di Desa Karangrejo, Wonosalam, dan Lempuyang.
Sesuai keputusan Bupati Demak, petugas pemungut adalah tugas Pemerintah desa, terdiri dari Kepala Desa sebagai penanggungjawab, sekdes sebagai koordinator dan petugas penariknya adalah seluruh perangkat desa hal ini dibebankan kepada Pemerintah Desa karena nantinya seluruh pembangunan yang bersumber dari PBB ini akan kembali ke desa.
Dalam sambutannya Camat Wonosalam menyampaikan bahwa masyarakat memiliki karakter dan pribadi yang berbeda beda, maka diharapkan petugas pemungut bisa ‘nelateni’ mana wajib pajak yang taat pajak dan yang tidak, sebagai petugas pelayanan masyarakat jika ditemui adanya keberatan dan kesulitan yang dialami oleh masyarakat agar difasilitasi.
Kepala Desa Karangrejo Akhmad Kuwoso merasa senang dengan adanya monitoring yang dilakukan oleh tim kecamatan, sebab kegiatan monitoring akan memacu semangat pemerintah desa untuk meningkatkan PBB, meskipun banyak kendala di masyarakat tetapi kami optimis karangrejo PBB 80% bulan agustus nanti” ujar Kades Karangrejo..