SOSIALISASI PEMILIHAN KEPALA DESA GELOMBANG III DESA KERANGKULON KECAMATAN WONOSALAM

WONOSALAM.NEWS. ​​Desa Kerangkulon adalah satu satunya desa di Kecamatan Wonosalam yang akan menyelenggaraan kegiatan Pemilihan Kepala Desa pada pelaksanaan gelombang III bersama 5 desa lainnya di wilayah Kabupaten Demak

​Pemerintah kabupaten demak secara reguler melaksanakan kegiatan Pilkades secara serentak sejak Gelombang satu pada tahun 2016, lalu Gelombang dua Tahun 2017 dan kali ini Gelombang tiga yang rencana akan dilaksanakan bulan Desember tahun ini.

​Sesuai tahapan hari ini Jumat 27/09/2019 bertempat di Balai Desa Kerangkulon mulai dilaksanakan sosialisasi dan pembekalan kepada Panitia dan BPD selaku pengawas pilkades di tingkat desa. Pembekalan kali ini disampaikan oleh Tim Desk Pilkades Tingkat Kabupaten Demak dan Tim dari Kecamatan Wonosalam.

Menurut ​Camat Wonosalam Dra. Sri Utami sesuai jadwal pada tahapan pelaksanaan pilkades setelah terbentuknya panitia beberapa bulan yang lalu tahap berikutnya adalah memberikan pembekalan kepada panitia merupakan tugas Tim desk pilkades kabupaten dan kecamatan.

​Dalam sambutannya camat wonosalam berharap agar peserta pembekalan betul betul memahami materi pembekalan karena kegiatan ini bersinggungan langsung dengan masyarakat, sukses dan tidaknya kegiatan pilkades ini ada ditangan panitia, maka harapannya panitia betul betul bisa mepersiapkan dengan matang dan terukur.

​​Ketua Tim Desk Pilkades Kab
​ Demak Bpk. Drs. Ahmad Nur Wahyudi, MM sebagai narasumber menerangkan tentang Peraturan Bupati Demak Nomor 63 Tahun 2019 tentang petunjuk pelaksanaan Perda 5 Tahun 2015 tentang Kepala Desa, yang secara umum masih mengatur materi yang sama dengan peraturan sebelumnya hanya ada beberapa poin yang mengalami perubahan diantaranya adalah penempatan TPS harus berada dalam satu dusun setempat.

​Dalam sesi tanya jawab yang dipimpin oleh moderator ibu Dra. Kendarsih iriyani, SH, kabag Hukum setda Kab. Demak para peserta antusias menanyakan berbagai kendala yang harus dihadapi atas berlakunya perubahan aturan tersebut, yang mana situasi geografi desa yang terpisah antar dusun akan menyulitkan panitia dalam menentukan TPS, namun Tim Desk Kabupaten tetap berharap panitia dapat mengupayakan aturan yang baru tersebut dengan mengedepankan kesepakatan bakal calon dan dituangkan dalam berita acara (sm).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *